Riyadhus Shalihin “Memenuhi Kepentingan Orang Islam” Oleh Ust. Achmad Syukron

Riyadhus Shalihin - Ust Achmad Syukron

Allah Ta’ala berfirman : “Dan berbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (Al-Hajj:77)

Allah Ta’ala berfirman: “Dan kebajikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahuinya.” (Al-Baqarah: 215)

Dalam surat Al-Hajj ayat 77 dijelaskan bahwa berbuat baiklah maka kamu akan mendapat kemenangan. Jadi ternyata syarat kemenangan adalah berbuat kebajikan. Setiap kebaikan apa saja yang kita lakukan, maka Allah maha mengetahui. Menjaga kepentingan orang islam adalah dengan menolong saudara yang teraniaya dan mencegah saudara yang akan melakukan keburukan.  Selain itu memenuhi kepentingan saudara seiman adalah dengan memerhatikan kepentingannya. Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Barang siapa yang melapangkan satu kesulitan sesama muslim, niscaya Allah akan melapangkan satu kesulitan dari beberapa kesulitan di hari kiamat. Dan yang berikutnya adalah dengan menutupi kejelekannya.

Dari Umar ra., ia berkata: “Rasulullah saw. bersabda: “Sesama muslim itu bersaudara. Oleh karena itu jangan menganiaya dan jangan mendiamkannya. Siapa saja yang memperhatikan kepentingannya saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepetingannya. Siapa saja yang melapangkan satu kesulitan sesama muslim, niscaya Allah akan melapangkan satu kesulitan dari beberapa kesulitannya pada hari kiamat. Siapa saja yang menutupi kejelekannya pada hari kiamat.(Muttafaq’Alaih)

Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi saw., beliau bersabda: “Siapa saja yang menghilangkan satu kesulitan dari beberapa kesulitan yang dialami orang mukmin, maka Allah akan menghilangkan satu kesulitan dari beberapa kesulitannya pada hari kiamat. Siapa saja yang memudahkan urusan orang mengalami kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya baik di dunia dan akhirat. Siapa saja yang menutupi kejelekan seorang muslim, maka Allah akan menutupinya kejelekannya di dunia maupun di akhirat, dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-Nya selama ia menolong saudaranya. Siapa saja yang menempuh jalan guna menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dan siapa saja yang berkumpul di salah satu rumah Allah Ta’ala dengan membaca kitab-Nya dan memperdalam kandungannya, maka akan turunlah kepada mereka suatu ketenangan dan mereka selalu diliputi rahmat dan para malaikat selalu memohonkan ampun buat mereka, kemudian Allah menyebut-nyebut siapa saja yang berada di sisi-Nya. Dan siapa saja yang lambat beramal, maka ia tidak akan cepat meraih derajatnya. (HR.Muslim)

Dalam surat An-nisa ayat 85 dijelaskan bahwa barang siapa yang memberikan syafaat yang baik maka akan mendapatkan bagian daripadanya.

Maka dari sini kesimpulannya adalah menjadilah mata air yang jernih. Karena ia selalu dibutuhkan banyak orang.

 

Recommended For You

About the Author: Anjaya Wibawana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *